kimia golongan IA – VIIIA (Senyawa, Sifat kimia, Cara Pembuatan, Warna Nyala, Manfaat)

Gol

Senyawa

Sifat kimia

Cara Pembuatan

Warna Nyala

Manfaat

I A

Li (litium)

 

–    Bilangan oksidasi  1(oksida basa kuat)

–    Elektronegativitas 0,98 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 520,2 kJ·mol−1 ke-2: 7298,1 kJ·mol−1 ke-3: 11815,0 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 145 pm

–    Jari-jari atom (terhitung) 167 pm

–    Jari-jari kovalen 134 pm

–    Jari-jari van der Waals 182 pm

 

Litium ( Li) dibuat secara elektrolisis cairan LiCl, logam Li diperoleh di katoda dan gas Cl2 diperoleh di anoda.

 

Merah

 

 

–   Digunakan pada proses yang terjadi pada tungku peleburan logam

–   Digunakan untuk mengikat karbondioksida dalam sistem ventilasi pesawat dan kapal selam

–   Digunakan pada pembuatan bom hydrogen

I A

Na (Natrium)

 

Pembuatan Logam Natrium ( Na )Logam natrium dibuat dengan cara elektrolisis leburan (lelehan) NaCl yang dicampur CaCl2 yang berguna untuk menurunkan titik leleh/cair dari 800 C menjadi sekitar 500 C. Karena potensial reduksi ion Ca2+ lebih negatif dari potensial reduksi ion Na+ maka pada elektrolisis hanya terjadi reduksi ion Na+. Alat yang digunakan pada pembuatan logan Na ini disebut sel Down.

Kuning

  • Sebagai pendingin pada reaktor nuklir
  • Natrium digunakan pada pengolahan logam-logam tertentu
  • Natrium digunakan pada industri pembuatan bahan anti ketukan pada bensin yaitu TEL (tetraetillead)
  • Uap natrium digunakan untuk lampu natrium yang dapat menembus kabut
  • Untuk membuat senyawa natrium seperti Na2O2 (natrium peroksida) dan NaCN (natrium sianida)
  • Natrium juga digunakan untuk foto sel dalam alat-alat elektronik.

I A

K (kalium)

 

–   Bilangan oksidasi 1
(oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 0.82 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 418.8 kJ·mol−1 ke-2: 3052 kJ·mol−1 ke-3: 4420 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 227 pm

–   Jari-jari kovalen 203±12 pm

–    Jari-jari van der Waals 275 pm

  •  elektrolisis lelehan KOH
  • elektrolisis lelehan KCN
  • reduksi garam kloridanya
  • reduksi KCl dengan natrium

 

 

 

 

 

 

 

 

pink

–    Kalium Nitrat (KNO3) digunakan dalam pembuatan korek api, bahan peledak, petasan dan pengawetan daging

–    Kalium Karbonat (K2CO3) digunakan dalam pembuatan kaca dan sabun

–    Kalium hydrogen tartrat (KHC4H4O6) yang dikenal dengan krim tartar digunakan sebagai pengembang kue dan sebagai obat

I A

 

 

Rb (rubidium)

–    Bilangan oksidasi 1
(oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 0.82 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 403 kJ·mol−1 ke-2: 2632.1 kJ·mol−1 ke-3: 3859.4 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 248 pm

–   Jari-jari kovalen 220±9 pm

–   Jari-jari van der Waals 303 pm

 Logam Rb dibuat dengan cara mereduksi lelehan halide garamnya dengan logam Na.

merah

–  Digunakan sebagai katalis pada beberapa reaksi kimia

–  Digunakan sebagai sel fotolistrik

–   Sifat radioaktif rubidium -87 digunakan dalam bidang geologi (untuk menentukan unsure batuan atau benda-benda lainnya)

I A

Cs (cesium)

–   Bilangan oksidasi 1
(oksida
basa kuat)

–   Elektronegativitas 0.79 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 375.7 kJ·mol−1 ke-2: 2234.3 kJ·mol−1 ke-3: 3400 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 265 pm

–   Jari-jari kovalen 244±11 pm

–   Jari-jari van der Waals343 pm

 Logam Cs dibuat dengan cara mereduksi lelehan halide garamnya dengan logam Na.

biru

– Digunakan untuk menghilangkan sisa oksigen dalam tabung hampa

– Karena muda memencarkan electron ketika disinari cahaya, maka cesium digunakan sebagai keping katoda photosensitive pada sel fotolistrik

II A

Be (berilium)

–   Bilangan oksidasi 2, 1
(oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 1.57 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 899.5 kJ·mol−1 ke-2: 1757.1 kJ·mol−1 ke-3: 14848.7 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 112 pm

–   Jari-jari kovalen 96±3 pm

–   Jari-jari van der Waals 153 pm

–    Be dibuat dengan memanaskan BeF2

–    menggunakan Mg pada suhu 300˚C.

 

–    BeF2(s) + Mg (l ) → Be(s) +  MgFe(s)

 

–    Elektrolisis campuran lelehan BeCl2dan NaCl

 

–    Isolasi berelium dibuat dengan pemanggangan mineral beryl dengan sodiumhexafluorosilicate, Na2SiF6, pada suhu 700°C menghasilkan berelium flouridayang larut dalam air, kemudian diendapkan sebagai hidroksidanya Be(OH)2dengan pengaturan pH hingga 12.

 

Putih

• Berilium digunakan sebagai agen aloy di dalam pembuatan tembaga berilium.

• Karena ketegaran, ringan, dan kestabilan dimensi pada jangkauan suhu yang lebar, Alloy tembaga-berilium digunakan dalam industri angkasa-antariksa dan pertahanan sebagai bahan penstrukturan ringan dalam pesawat berkecepatan tinggi, peluru berpandu, kapal terbang dan satelit komunikasi.

II A

Mg (magnesium)

–   Bilangan oksidasi 2, 1
(oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 1.31 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 737.7 kJ·mol−1 ke-2: 1450.7 kJ·mol−1 ke-3: 7732.7 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 160 pm

–   Jari-jari kovalen 141±7 pm

–   Jari-jari van der Waals 173 pm

Dari MgCl2

 Ion yang berasal dari air laut ditambahkan kapur sehingga membentuk 

Mg2 + Ca(OH)2 → Mg(OH)2 + Ca2 + Mg(OH)2

dipisahkan dari air dengan cara disaring. Lalu ditambah HCl dankemudian dielektrolisis hingga diperoleh logam Mg dengan kemurnian 99,9% Mg(OH)2  +  2HCl → MgCl2 + 2H2O

putih

Kegunaan utama magnesium adalah untuk membuat logam campur. Paduan magnesiumdengan aluminium, yang disebut magnalium, merupakan logam yang kuat tetapi ringan ,resisten terhadap asam maupun basa, serta tahan korosi. Paduan itu digunakan untuk membuat komponen pesawat tebang, rudal bak truk, serta berbagai peralatan lainya. Olehkarena reduktor kuat, sedikit magnesium digunakan pada pengolahan logam tertentu.Pembakaran magnesium menghasilkan cahaya yang sangat terang, sehingga unsur itudigunakan untuk membuat kembang api

II A

Ca (kalsium)

–   Bilangan oksidasi +2, +1
(oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 1,00 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 589,8 kJ·mol−1 ke-2: 1145,4 kJ·mol−1 ke-3: 4912,4 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 180 pm

–   Jari-jari atom (terhitung) 194 pm

–   Jari-jari kovalen 174 pm

–       Kalsium ini hanya dibuat dalam skala kecil dan diperoleh dari hasil reduksi halidanya dengan logam Na

–       Dalam skala kecil kalsium dapat dibuat melalui reduksi dari CaO dengan alumunium

merah

anti beku, larutan pendingin, pemadam kebakaran, pengawet kayu, membuates, lem, semen, pabrik tahan api, penggumpal karet, pembuat mortar, plester pendingain,farmasi.

II A

Sr (stronsium)

–   Bilangan oksidasi 2, 1 (oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 0.95 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 549.5 kJ·mol−1 ke-2: 1064.2 kJ·mol−1 ke-3: 4138 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 215 pm

–   Jari-jari kovalen 195±10 pm

–   Jari-jari van der Waals 249 pm

–    Stronsium dibuat dengan cara mereduksi oksidanya

–    Isolasi, secara komersial dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan strontium chloride, SrCl2. Sr juga dapat diisolasi dari reduksi SrO dengan Alumunium

 

jingga

Kegunaan terbesar strontium pada saat ini adalah dalam produksi gelas kaca untuk tabung TV bewarna. Strontium juga digunakan dalam memproduksi magnet ferrite dan dalam penyulingan seng. Strontium titanate merupakan bahan menarik untuk aplikasi optik karena memiliki indeks pantul yang tinggi dan dispersi optik yang lebih besar daripada berlian. Senyawa tidak ditemukan secara alami di alam dan telah digunakan sebagai batu permata, tetapi sangat lunak.

II A

Ba (barium)

–   Bilangan oksidasi +2
(oksida basa kuat)

–   Elektronegativitas 0.89 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 502.9 kJ·mol−1 ke-2: 965.2 kJ·mol−1 ke-3: 3600 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 222 pm

–   Jari-jari kovalen 215±11 pm

–    Jari-jari van der Waals 268 pm

–       Barium dibuat dalam skala kecil dengan elektrolisis leburan barium klorida

–       Barium juga dapat diperoleh dari reduksi BaO dengan Al

kuning-hijau

Pembuat kertas foto, pengisi untuk karet, untuk diagnosa dengan sinar Xdipakai barium sulfat extra pure

III A

B (boron)

–   Bilangan oksidasi 3, 2, 1
(sedikit oksida asam)

–   Elektronegativitas 2.04 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 800.6 kJ·mol−1 ke-2: 2427.1 kJ·mol−1 ke-3: 3659.7 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 90 pm

–   Jari-jari kovalen 84±3 pm

–   Jari-jari van der Waals 192 pm

Boron tidak terlalu banyak di produksi di labolatorium karena telah dapat diperoleh secara komersial. Secara umum, boron berasal dari tourmaline, borax dan kertine. Unsure ini susah diperoleh dalam bentuk murni karena titik lelehnya yang tinggi dan sifat korosif cairannya. Ia dibuat dalam kemurnian 95 – 98 % sebagai bubuk amorf dengan reduksi B2O3 dengan Mg, diikuti dengan pencucian produknya dengan larutan NaOH, HCL, dan HF

Hijau terang kadang kekuningan

Boron yang tidak murni digunakan pada pertunjukan kembang api untuk memberikan warna hijau dan dalam roket sebagai pemicu.
Senyawa boron yang paling komersial adalah Na2B4O75H2O. Pentrahidra ini digunakan dalam jumlah yang banyak dalam pembuatan serat gelas yang dijadikan insulasi (insulation fiberglass) dan pemutih sodium perborat (sodium perborate bleach).
Asam borik juga merupakan senyawa boron yang penting dan digunakan dalam produk tekstil. Senyawa-senyawa boron lainnya digunakan dalam pembuatan kaca borosilica dan dalam penyembuhan arthritis.

III A

Al (aluminium)

–   Bilangan oksidasi 3, 2[1], 1[2]
(oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 1.61 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 577.5 kJ·mol−1 ke-2: 1816.7 kJ·mol−1 ke-3: 2744.8 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 143 pm

–   Jari-jari kovalen 121±4 pm

–   Jari-jari van der Waals 184 pm

Dalam proses Hall-Heroult, aluminum oksida Al2O3 dilarutkan dalam lelehan kriolit (Na3AlF6) dalam bejana baja berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode (-). Sebagai anode (+) digunakan batang grafit. Selanjutnya elektrolisis dilakukan pada suhu 950 oC. Dalam proses elektrolisis dihasilkan aluminium di katode dan di anode terbentuk gas O2 dan CO2.

Proses Pemurnian AluminiumPengolahan aluminium menjadi aluminium murni dapat dilakukan melalui Proses pemurnian dengan metode Bayer. Proses Bayer adalah sarana industri utama bauksit pemurnian untuk menghasilkan alumina. Bauksit, bijih paling penting dari aluminium, berisi alumina hanya 30-54 %, Al2O3, sisanya menjadi campuran dari silika (SiO2), oksida besi (Fe2O3), dan titanium dioksida (TiO2) dan. Caranya adalah dengan melarutkan bauksit dalam larutan natrium hidroksida (NaOH),

putih

Bahan pembuatan pesawat terbang, pembangunan perumahan, industri makanan, otomotif, bahan baku industri, membuat termit, tawas, dll

III A

Ga (gallium)

–   Bilangan oksidasi 3, 2, 1
(oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 1.81 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 578.8 kJ·mol−1 ke-2: 1979.3 kJ·mol−1 ke-3: 2963 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 135 pm

–   Jari-jari kovalen 122±3 pm

–   Jari-jari van der Waals 187 pm

Ghalium biasanya adalah hasil dari proses pembuatan aluminium. Pemurnian bauksit melalui proses Bayer menghasilkan konsentrasi ghalium pada larutan alkali dari sebuah aluminium. Elektrolisis menggunakan sebuah elektroda merkuri yang memberikan konsentrasi lebih lanjut dan elektrolisis lebih lanjut menggunakan katoda baja tahan karat dari hasil natrium gallat menghasilkan logam galium cair. Galium murni membutuhkan sejumlah proses akhir lebih lanjut dengan zona penyaringan untuk membuat logam galium murni.

 

merah

Galium membasahi gelas atau porselen dan membentuk kaca yang menakjubkan jika dicat pada gelas. Unsur ini banyak digunakan sebagai bahan doping untuk semikonduktor dan transistor.

Galium arsenide dapat mengubah aliran listrik menjadi cahaya dan dapat dipakai sebagai bahan campuran logam.

III A

In (indium)

–   Bilangan oksidasi 3, 2, 1 (oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 1.78 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 558.3 kJ·mol−1 ke-2: 1820.7 kJ·mol−1 ke-3: 2704 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 167 pm

–   Jari-jari kovalen 142±5 pm

–   Jari-jari van der Waals 193 pm

Indium biasanya tidak dibuat di dalam laboratorium. Indium adalah hasil dari pembentukan timbal dan seng. Logam indium dihasilkan melalui proses elektrolisis garam indium di dalam air. Proses lebih lanjut dibutuhkan untuk membuat aluminium murni dengan tujuan elektronik

jingga

  • Indium digunakan untuk membuat komponen elektronik lainnya thermistor dan fotokonduktor
  • Indium dapat digunakan untuk membuat cermin yang memantul seperti cermin perak dan tidak cepat pudar.
  • Indium digunakan untuk mendorong germanium untuk membuat transistor.
  • Indium dalam jumlah kecil digunakan pada peralatan yang berhubungan dengan gigi.

 

III A

Ti (talium)

–   Bilangan oksidasi 3, 2, 1

(sedikit oksida basa)

–   Elektronegativitas 1.62 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 589.4 kJ·mol−1 ke-2: 1971 kJ·mol−1 ke-3: 2878 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 170 pm

–   Jari-jari kovalen 145±7 pm

–   Jari-jari van der Waals 196 pm

Logam thalium diperoleh sebagai produk pada produksi asam belerang dengan pembakaran pyrite dan juga pada peleburan timbal dan bijih besi

Walaupun logam thalium agak melimpah pada kulit bumi pada taksiran konsentrasi 0,7 mg/kg, kebanyakan pada gabungan mineral potasium pada tanah liat, tanah dan granit. Sumber utama thalium ditemukan pada tembaga, timbal, seng dan bijih sulfida lainnya.

 

Hijau

Talium sulfat banyak digunakan sebagai pembasmi tikus dan semut karena ia tak berbau dan tidak memiliki rasa. Tapi senyawa ini telah dilarang kegunaannya di AS sejak tahun 1975. Konduktivitas talium sulfida berubah sesuai dengan eksposenya terhadap sinar infra merah. Kristal talium bromida-iodida telah digunakan sebagai bahan optik.

IV A

C (karbon)

–    Bilangan oksidasi 4, 3[4], 2, 1[5], 0, -1, -2, -3, -4[6]

–    Elektronegativitas 2.55 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1086.5 kJ·mol−1 ke-2: 2352.6 kJ·mol−1 ke-3: 4620.5 kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 77(sp³), 73(sp²), 69(sp) pm

–    Jari-jari van der Waals 170 pm

Karbon dapat dibuat dengan proses yang disebut dengan karbonisasi yakni pemanasan bahan yang mengandung karbon

 

Grafit 

(pelumas, pensil dan kosmetik{campuran grafit dan lempung}, anodedalam batu baterai dan pada proses elektrolisi, komponen dalam pembuatan komposit),

 Arang aktif 

(mengusir uap yg berbahaya dalam udara, menyerap warna dan rasa yangtidak baik dari suatu cairan atau larutan tertentu

 

IV A

Si (silikon)

–   Bilangan oksidasi 4, 3, 2, 1[1] -1, -2, -3, -4
(oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 1.90 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 786.5 kJ·mol−1 ke-2: 1577.1 kJ·mol−1 ke-3: 3231.6 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 111 pm

–   Jari-jari kovalen 111 pm

–   Jari-jari van der Waals 210 pm

Silikon (Si) dipeeoleh dlm pembentukan komersial biasa dg reduksi SiO2 dg karbon atau CaC2 dlm tungku pemanas listrik utuk memperolh kemurnian yg sgt tinggi (utk digunakan sbg semikonduktor) unsurnya pertama-tama diubah menjadi klorida, yg direduksi kembali menjadi logam oleh hidrogen suhu tinggi. Setelah pengecoran menjadi batangan kemudian dihaluskan (zone refined).

 

 

digunakan sebagai bahan baku pada kalkulator, transistor, chips komputer dan baterai solar 

IV A

Ge (germanium)

–   Bilangan oksidasi 4, 3, 2, 1, 0, -1, -2, -3, -4
(oksida amfoter)

–   Elektronegativitas 2.01 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 762 kJ·mol−1 ke-2: 1537.5 kJ·mol−1 ke-3: 3302.1 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 122 pm

–   Jari-jari kovalen 122 pm

–   Jari-jari van der Waals 211 pm

Keberadaan germanium dialam sangat sedikit, yang diperoleh dari batu bara dan batuan seng pekat.nsur ini lebih reaktif daripada silikon, dan dapat larut dalam HNO3 dan H2SO4 pekatSEperti silikon, germanium juga merupakan bahan semikonduktor.

 

 

Kegunaan umum germanium adalah sebagai bahan semikonduktor. Kegunaan lain unsur ini adalah sebagai bahan pencampur logam, sebagai fosfor di bola lampu pijar dan sebagai katalis. Germanium dan germanium oksida tembus cahaya sinar infra merah dan digunakan dalam spekstroskopi infra mera dan barang-baran optik lainnya, termasuk pendeteksi infra merah yang sensitif. Index refraksi yang tinggi dan sifat dispersi oksidanya telah membuat germanium sangat berguna sebagai lensa kamera wide-angle danmicroscope objectives.

 

IV A

Sn (timah)

–   Bilangan oksidasi 4, 2, -4 (oksida ampfoter)

–   Elektronegativitas 1.96 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 708.6 kJ·mol−1 ke-2: 1411.8 kJ·mol−1 ke-3: 2943.0 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 140 pm

–   Jari-jari kovalen 139±4 pm

–   Jari-jari van der Waals 217 pm

Berbagai macam metode dipakai untuk membuat timah dari biji timah tergantung dari jenis

biji dan kandungan impuritas dari biji timah. Bijih timah yang biasa digunakan untuk produksi adalah dengan kandungan 0,8-1% (persen berat) timah atau sedikitnya 0,015% untuk biji timah berupa bongkahan-bongkahan kecil. Biji timah dihancurkan dan kemudian dipisahkan dari material-material yang tidak diperlukan, adakalanya biji yang telah dihancurkan dilewatkan dalam “floating tank” dan titambahkan zat kimia tertentu sehingga biji timahnya bisa terapung sehingga bisa dipisahkan dengan mudah.

 

 

Logam timah banyak dipergunakan untuk solder(52%), industri plating (16%), untuk bahan dasar kimia (13%), kuningan & perunggu (5,5%), industri gelas (2%), dan berbagai macam aplikasi lain (11%).

 

 IV A

Pb (timbal)

–   Bilangan oksidasi 4, 2 (oksida Amfoter)

–   Elektronegativitas 2.33 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 715.6 kJ·mol−1 ke-2: 1450.5 kJ·mol−1 ke-3: 3081.5 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 175 pm

–   Jari-jari kovalen 146±5 pm

–   Jari-jari van der Waals 202 pm

Pada umumnya biji timbal mengandung 10% Pb dan biji yang memiliki kandungan timbal minimum 3% bisa dipakai sebagai bahan baku untuk memproduksi timbal. Biji timbal pertama kali dihancurkan dan kemudian dipekatkan hingga konsentrasinya mencapai 70% dengan menggunakan proses “froth flotation” yaitu proses pemisahan dalam industri untuk memisahkan material yang bersifat hidrofobik dengan hidrofilik.

 

Putih keabu-abuan

  • Timbal digunakan dalam accu dimana accu ini banyak dipakai dalam bidang automotif.
  • Timbal dipakai sebagai agen pewarna dalam bidang pembuatan keramik terutama untuk warna kuning dan merah.
  • Timbal dipakai dalam industri plastic PVC untuk menutup kawat listrik.
  • Timbal dipakai sebagai proyektil untuk alat tembak dan dipakai pada peralatan pancing untuk pemberat disebakan timbale memiliki densitas yang tinggi, harganya murah dan mudah untuk digunakan.

 

V A

N (nitrogen)

–   Bilangan oksidasi 5, 4, 3, 2, 1, -1, -2, -3
(oksida asam kuat)

–   Elektronegativitas 3.04 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1402.3 kJ·mol−1 ke-2: 2856 kJ·mol−1 ke-3: 4578.1 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 71±1 pm

–   Jari-jari van der Waals 155 pm

Dalam laboratorium (memanaskan larutan yang mengandung garam amonium dan garam nitrit)

NH3 dibuat dengan cara Haber-Bosch (mereaksikan nitrogen dengan hidrogen):

 

 
 

N2(s)  +  H2(g) → 2NH3(s)

 

 

 

 

digunakan dalam pembuatan gas amonia (NH

3

) dari udara, gas nitrogen cair digunakan sebagai bana pembeku dalam industri pengolahan makanan.

 

V A

P (fosforus)

–   Bilangan oksidasi 5, 4, 3, 2[1], 1[2], −1, −2, −3
(agak oksida asam)

–   Elektronegativitas 2.19 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1011.8 kJ·mol−1 ke-2: 1907 kJ·mol−1 ke-3: 2914.1 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 107±3 pm

–   Jari-jari van der Waals 180 pm

Fosfor dapat diperoleh melalui reaksi batuan fosfor dari batu bara dan pasir dalam suatu pembakaran listrik. Fosfor putih dibuat dari reduksi kalsium fosfat oleh karbon.. adapun reaksi yang terjadi :

2 Ca3(PO4)2 + 6 SiO2 + 10 C →  P4 + 6 CaSiO3 + 10 CO

 

Hijau pucat

Fosfor sangat penting dan dibutuhkan oleh mahluk hidup tanpa adanya fosfor tidak mungkin ada organik fosfor di dalam Adenosin trifosfat (ATP) Asam Dioksiribo nukleat (DNA) dan Asam Ribonukleat (ARN) mikroorganisme membutuhkan fosfor untuk membentuk fosfor anorganik dan akan mengubahnya menjadi organik fosfor yang dibutuhkan untuk menjadi organik fosfor yang dibutuhkan, untuk metabolisme karbohidrat, lemak, dan asam nukleat.

Kegunaan fosfor yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk, bahan korek api,  kembang api, pestisida, odol, dan deterjen.

 

V A

As (arsen)

–   Bilangan oksidasi 5, 3, 2, 1,[2] -3
(sedikit oksida asam)

–   Elektronegativitas 2.18 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 947.0 kJ·mol−1 ke-2: 1798 kJ·mol−1 ke-3: 2735 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 119 pm

–   Jari-jari kovalen 119±4 pm

–   Jari-jari van der Waals 185 pm

Dalam proses isolasi, arsen dibuat pada skala industri dengan pemanasan mineral yang tepat dan sesuai, tanpa adanya udara dalam proses tersebut. Hasilnya, arsen akan dikeluarkan dalam kondisi kental terpisah dari senyawaan asalnya sebagai zat padat. isolasi arsen biasanya dibuat dari senyawa FeAsS dan dipanaskan pada suhu 700°C.

 

 

biru

Arsen terutama digunakan sebagai racun tikus, dalam ilmu kesehatan untuk membunuh parasit, dan untuk kayu menjadi busuk, semuanya timbul dari racun alami.

As4O10 dan H3AsO4 digunakan sebagai agen oksidasi dalam analisis volumetric.

Arsen digunakan dalam pembuatan perunggu dan kembang api.

 

V A

Sb (antimon)

–   Bilangan oksidasi 5, 3, -3 Elektronegativitas 2.05 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 834 kJ·mol−1 ke-2: 1594.9 kJ·mol−1 ke-3: 2440 kJ·mol−1

–   Jari-jari atom 140 pm

–   Jari-jari kovalen 139±5 pm

–   Jari-jari van der Waals 206 pm

Unsur ini tidak banyak, tetapi ditemukan dalam 100 spesies mineral.Kadang-kadang ditemukan sendiri, tetapi lebih sering sebagai sulfide stibnite.Bijih utama antimony (stibium) yaitu stibnite Sb2S3 yang banyak dijumpai dijumpai di Mexico, Bolivia, Afrika Selatan dan Cina. Dijumpai juga valentinit (Sb2O3) yang dikenal sebagai stibium putih.antimonlogamadalah logamyang sangatrapuhdaritekstur, bersisik kristal.Unsure ini mempunyai warnaputih kebiruandan memilikikilaumetalik.Hal ini tidakbereaksi denganudara padasuhu kamar, tapimembakarcemerlangketika dipanaskandengan pembentukanasapputih.Ini adalahkonduktorpanas yang burukdan listrik.

 

 

Antimon digunakan di teknologi semikonduktor untuk membuat detektor inframerah, dioda dan peralatan Hall-effect.Ia dapat meningkatkan kekerasan dan kekuatan timbal. Baterai, logam anti friksi, senjata ringan dan tracer bullets (peluru penjejak), pembungkus kabel, dan produk-produk minor lainnya menggunakan sebagian besar antimon yang diproduksi.Senyawa-senyawa yang mengambil setengah lainnya adalah oksida, sulfida, natrium antimonat, dan antimon tetraklorida. Mereka digunakan untuk membuat senyawa tahan api, cat keramik, gelas dan pot.

 

V A

Bi (bismut)

–    Bilangan oksidasi 3, 5
(sedikit oksida asam)

–    Elektronegativitas 2.02 (skala Pauling)

–     Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 703 kJ·mol−1 ke-2: 1610 kJ·mol−1 ke-3: 2466 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 156 pm

–    Jari-jari kovalen 148±4 pm

Di dalam kulit bumi, bismut kira-kira dua kali lebih berlimpah dari padaemas.Biasanya tidak ekonomis bila menjadikannya sebagai tambang utama.Melainkan biasanya diproduksi sebagai sampingan pemrosesan biji logam lainnyamisalnya timbal, tungsten dan campuran logam lainnya.Bismut terdapat dialam sebagai bijih sulfide dan Bi2S3 (bismuth glance) dandalam bijih tembaga, timah dan timbel. Bismut dapat diperoleh dari bijih denganproses yang sederhana yaitu dipanggang untuk memperoleh oksidasinya Bi2O3kemudian direduksi dengan karbon atau dengan H2. Bismut yang terdapat dalamsenyawanya dengan tingkat oksidasi +3 dan +5.Senyawa bismuth dengan tingkatoksidasi +5 (NaBiO3, BiF5) bersifat oksidator kuat.Semua garam bismuth (III) halide dapat dijumpai namun hanya BeF3 yang ditemui sebahai garam.Seperti halnya padatimah dan timbel, bismut (III) lebih stabil dari pada bismut (V).

 

 

Bismut oxychloride digunakan dalam bidang kosmetik dan bismutsubnitrate dan subcarbonate digunakan dalam bidang obat-obatan.

Magnet permanen yang kuat bisa dibuat dari campuran bismanol(MnBi)dan diproduksi oleh US Naval Surface Weapons Center.

Bismut digunakan dalam produksi besi lunak

 

VI A

O (oksigen)

–    Bilangan oksidasi 2, 1, −1,

–    Elektronegativitas 3.44 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1313.9 kJ·mol−1 ke-2: 3388.3 kJ·mol−1 ke-3: 5300.5 kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 66±2 pm

–     Jari-jari van der Waals 152 pm

Oksigen dibuat secara industri dengan cara sulingan bertingkat udara cair dan elektrolisis air. Di laboratorium, oksigen diperoleh dengan pemanasan campuran MnO2 dan H2SO, pemanasan HgO, pemanasan KCl3, atau pemanasan peroksida.

 

 

Pernapasan MH, proses pembakaran/oksidator, sebagai oksidator untuk membuat senyawa-senyawa kimia, oksigen cair digunakan sebagai bahan bakar roket

VI A

S (belerang)

–    Bilangan oksidasi 6, 5, 4, 3, 2, 1, -1, -2
(oksida asam kuat)

–    Elektronegativitas 2.58 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 999.6 kJ·mol−1 ke-2: 2252 kJ·mol−1 ke-3: 3357 kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 105±3 pm

–    Jari-jari van der Waals 180 pm

  1. Cara sisilia

Cara ini digunakan untuk memperoleh belerang yang ada di permukaan tanah. Batu yang mengandung belerang. Caranya, batuan dipanaskan hingga belerang melebur dan terpisah dari batuan, selanjutnya belerang dimurnikan dengan cara sublimasi.

  1. Cara frasch

Dasar pengambilan sulfur menurut proses ini adalah pencairan sulfur di bawah tanah / laut dengan air panas, lalu mamompanya ke atas permukaan bumi. Untuk maksud itu digunakan 3 pipa konsentris 6”, 3”, dan 1”. Air panas (325oC) dipompakan ke dalam batuan S melalui bagian pipa 6”, sehingga S akan meleleh (235oF). Lelehan S yang lebih berat dari air akan masuk ke bagian bawah antara pipa 3” dan 1”, dan dengan tekanan udara yang dipompakan melalui pipa 1”, air yang bercampur dengan S akan naik ke atas sebagai “crude S”, untuk kemudian diolah menjadi “crude bright” atau “refined S”.

 

 

Belerang juga digunakanuntuk pembuatan kertas sulfit dan kertas lainnya, untuk mensterilkan alat pengasap, dan untuk memutihkan buah kering.  Belerang merupakan insultor yang baik.

VI A

Se (selenium)

–    Bilangan oksidasi 6, 4, 2, 1,[1] -2
(strongly acidic oxide)

–    Elektronegativitas 2.55 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 941.0 kJ·mol−1 ke-2: 2045 kJ·mol−1 ke-3: 2973.7 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 120 pm

–    Jari-jari kovalen 120±4 pm

–     Jari-jari van der Waals 190 pm

Native selenium adalah mineral langka, yang biasanya tidak membentuk kristal yang baik, tapi, ketika itu terjadi, mereka rhombohedrons kristal sedikit curam atau acicular (rambut seperti). Isolasi selenium seringkali rumit oleh kehadiran senyawa lain dan elemen. Kebanyakan selenium elemental datang sebagai produk sampingan dari pemurnian tembaga atau menghasilkan asam sulfat.

 

Biru langit

Selenium digunakan dalam xerografi untuk memperbanyak salinan dokumen, surat dan lain-lain. Juga digunakan oleh industri kaca untuk mengawawarnakan kaca dan untuk membuat kaca dan lapisan email gigi yang berwarna rubi. Juga digunakan sebagai tinta fotografi dan sebagai bahan tambahan baja tahan karat.

VI A

Te (tellurium)

–    Bilangan oksidasi 6, 5, 4, 2, -2
(sedikit oksida asam)

–    Elektronegativitas 2.1 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 869.3 kJ·mol−1 ke-2: 1790 kJ·mol−1 ke-3: 2698 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 140 pm

–    Jari-jari kovalen 138±4 pm

–    Jari-jari van der Waals 206 pm

Sumber utama telurium adalah dari lumpur anoda dihasilkan selama pemurnian secara elektrolisa tembaga dari lecet. Ini adalah komponen dari debu ledakan tungku dari pemurnian timah. 500 ton bijih tembaga pengobatan biasanya memproduksi satu pon (0,45 kg) telurium. Telurium diproduksi terutama di Amerika Serikat, Peru, Jepang, dan Kanada. Untuk tahun 2006, British Geological Survey memberikan nomor-nomor berikut: Amerika Serikat 50 t, 37 t Peru, Jepang dan Kanada 11 24 t.

 

Hijau pucat

membuat alloy dan sebagai fotokonduktor. Senyawa selenium dan telurium digunakan sebagai aditif untuk mengontrol warna kaca. Polonium jarang digunakan karena kelimpahannya sangat sedikit dan bersifat radioaktif.

 

VI A

Po (polonium)

–    Bilangan oksidasi 6, 4, 2, −2
(oksida amfoter)

–    Elektronegativitas 2.0 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 812.1 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 168 pm

–    Jari-jari kovalen 140±4 pm

–    Jari-jari van der Waals 197 pm

Meskipun dapat diproduksi melalui proses kimia dari bijih uranium atau mineral, bijih uranium mengandung kurang dari 0,1 mg polonium-210 per ton. Awalnya, polonium-210 diperoleh dari bijih bijih-bijih kaya uranium yang ditemukan di Bohemia, tetapi juga dapat diperoleh dari garam radium yang berisi sekitar 0,2 mg / gram radium. Meskipun sejumlah isotop polonium lainnya hadir dalam seri peluruhan alami, waktu paruhnya yang singkat menyebabkan isotop-isotop itu pada umumnya berada pada konsentrasi yang rendah.

 

Karena kebanyakan radiasi alfa dihentikan di sekitar bahan padat dan wadahnya, melepaskan energinya, polonium telah menarik perhatian untuk digunakan sebagai sumber panas yang ringan sebagai sumber energi termoelektrik ada satelit angkasa.

VII A

F (fluor)

–    Bilangan oksidasi −1
(oxidizes oxygen)

–    Elektronegativitas 3.98[9] (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1681.0[10] kJ·mol−1 ke-2: 3374.2[10] kJ·mol−1 ke-3: 6050.4[10] kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 60[11] pm

–    Jari-jari van der Waals 147[12] pm

Untuk mendapat unsur fluor yang murni sangat sulit, hal ini dikarenakan unsur flour ini adalah unsure yang bebas dan sangat reaktif. Namun tetap saja gas fluor dapat dibuat dengan cara elektrolisis dari leburan garam kalium florida (KF), dan asam flourida (HF). Sedangkan untuk memperoleh fluor cair dapat dilakukan dengan cara melewatkan gas fluor tersebut melalui sebuah tabung logam atau karet yang dikelilingi oleh udara cair. Asam hirofluorida juga dapat diperoleh dari pengolahan fluorit dengan asam belerang dan dipakai untuk mengelektrolitkan gas fluor.

 

Senyawa klorofluorokarbon atau yang lebih dikenal denagn nama Freon ini, berupa cair ataupun gas dan tidak berbau ataupun beracun. Senyawa ini sering digunakan sebagai pendorong dalam produk penyemprot aerosol dan juga sering digunakan dalam pendingin pada lemari es atau pada AC. Namun sekarang ini penelitian membuktikan bahwa senyawa ini dapat merusak lapisan ozon (O3) di atmosfer, sehingga pengunaannya makin di kurangi.

VII A

Cl (klor)

–    Bilangan oksidasi ±1, 3, 5, 7
(oksida asam kuat)

–    Elektronegativitas 3,16 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1251,2 kJ·mol−1 ke-2: 2298 kJ·mol−1 ke-3: 3822 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 100 pm

–    Jari-jari atom (terhitung) 79 pm

–     Jari-jari kovalen 99 pm

–     Jari-jari van der Waals 175 pm

Secara komersil klorin dibuat dengan mengelektrolisis larutan natrium klorida pekat dengan menggunakan elektroda inert dan menggunakan diafragma

 

Kuning muda

Klor digunakan secara luas dalam pembuatan banyak produk sehari-hari. Klor digunakan untuk menghasilkan air minum yang aman hampir di seluruh dunia. Bahkan, kemasan air terkecil pun sudah terklorinasi.

Klor juga digunakan secara besar-besaran pada proses pembuatan kertas, zat pewarna, tekstil, produk olahan minyak bumi, obat-obatan, antseptik, insektisida, makanan, pelarut, cat, plastik, dan banyak produk lainnya.

VII A

Br (bromin)

–    Bilangan oksidasi 7, 5, 4, 3, 1, -1
(oksida asam kuat)

–    Elektronegativitas 2.96 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 1139.9 kJ·mol−1 ke-2: 2103 kJ·mol−1 ke-3: 3470 kJ·mol−1

–    Jari-jari atom 120 pm

–    Jari-jari kovalen 120±3 pm

–     Jari-jari van der Waals 185 pm

Air laut mengandung ion bromida ( Br- ) denagn kadar 8 x 10-4.dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3kilogram bromin ( Br2 ).
Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan.
Cl2 + 2Br-à2Cl- + Br2
Br2 dalam air dapat mengalami hidrolisis sesusai reaksi.
Br2 + H2O 2 H+ + Br- + BrO-
Untuk mencegah hidrolissi, kesetimbangan akan digeser ke kiri dengan penambahan H+

Merah coklat

  • Untuk membuat etil bromida (C2H4Br2).
  • Untuk pembuatan AgBr. 
  • Untuk pembuatan senyawa organik misalnya zat warna, obat-obatan dan pestisida 

 

VII A

I (yodium)

–    Bilangan oksidasi 7, 5, 3, 1, -1
(oksida asam kuat)

–    Elektronegativitas 2.66 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 1008.4 kJ·mol−1 ke-2: 1845.9 kJ·mol−1 ke-3: 3180 kJ·mol−1

–     Jari-jari atom 140 pm

–    Jari-jari kovalen 139±3 pm

–     Jari-jari van der Waals 198 pm

Timbang dengan seksama sebanyak 12,90 gram Iodium ( I2 ) + 18,00 gram Kalium Iodida ( KI ) lalu larutkan dengan 200 ml air. Setelah semua Iodium larut, encerkan larutan dengan air tersebut menjadi 1000 ml larutan.

ungu

Mencegah penyakit gondok,sebagai obat antiseptic, mencegah kretinisme, Sebagai identifikasi dalam pengecatan gram mikroorganisme, Sebagai indikator adanya kandungan pati (sakarida) pada sampel makanan, Sebagai identifikasi adanya kandungan lemak/minyak pada sampel

VII A

At (astatin)

–    Bilangan oksidasi -1, +1, +3, +5, +7

–    Elektronegativitas 2.2 (skala Pauling)

–     Energi ionisasi pertama: 887.7±38.59 kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 150 pm

–    Jari-jari van der Waals 202 pm

Astain termasuk golongan halogen dan merupakan unsur radioaktif yang terbentuk secara alami melalui peluruhan uranium-235 and uranium-238 Atau dihasilkan dari integrasi torium dan uranium dengan menghasilkan neutron alamiah.

 

Isotop-isotop yang kurang stabil dari astatin tidak mempunyai aplikasi-aplikasi praktis dibanding studi ilmiah lain karena waktu hidupnya sangat pendek, tetapi isotop-isotop yang lebih berat mempunyai penggunaan-penggunaan medis. Astatine-211 adalah suatu emiter alfa dengan umur-paruh yang secara fisik 72 jam. Hal ini sudah dimanfaatkan penggunaannya di dalam radiasi therapy.

VIII A

He (helium)

–     Elektronegativitas no data (skala Pauling)

–     Energi ionisasi pertama: 2372.3 kJ·mol−1 ke-2: 5250.5 kJ·mol−1

–     Jari-jari kovalen 28 pm

–      Jari-jari van der Waals 140 pm

Helium (He) ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. Gas helium mempunyai titik didih yang sangat rendah, yaitu -268,8 0C sehingga pemisahan gas helium dari gas alam dilakukan dengan cara pendinginan sampai gas alam akan mencair (sekitar -156 0C) dan gas helium terpisah dari gas alam.

 

Helium merupakan gas yang ringan dan tidak mudah terbakar. Helium dapat digunakan sebagai pengisi balon udara. Helium cair digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat rendah. Helium yang tidak reaktif digunakan sebagai pengganti nitrogen untuk membuat udara buatan untuk penyelaman dasar laut. Para penyelam bekerja pada tekanan tinggi.

VIII A

Ne (neon)

–   Bilangan oksidasi no data

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 2080.7 kJ·mol−1 ke-2: 3952.3 kJ·mol−1 ke-3: 6122 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 58 pm

–   Jari-jari van der Waals 154 pm

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).

 

Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu neon. Neon digunakan juga sebagai zat pendingin, indicator tegangan tinggi, penangkal petir, dan untuk pengisi tabung-tabung televisi.

VIII A

Ar (argon)

–   Bilangan oksidasi 0, +2
(rarely more than 0)

–   Elektronegativitas no data (skala Pauling)

–   Energi ionisasi
(lebih lanjut) pertama: 1520.6 kJ·mol−1 ke-2: 2665.8 kJ·mol−1 ke-3: 3931 kJ·mol−1

–    Jari-jari kovalen 106±10 pm

–    Jari-jari van der Waals 188 pm

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).

 

Argon digunakan dalam las titanium pada pembuatan pesawat terbang atau roket. Argon juga digunakan dalam las stainless steel dan sebagai pengisi bola lampu pijar karena argon tidak bereaksi dengan wolfram (tungsten) yang panas.

VIII A

Kr (kripton)

–   Bilangan oksidasi 2

–   Elektronegativitas 3.00 (skala Pauling)

–   Energi ionisasi pertama: 1350.8 kJ·mol−1 ke-2: 2350.4 kJ·mol−1 ke-3: 3565 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 116±4 pm

–   Jari-jari van der Waals 202 pm

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).

 

Kripton bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah. Krypton juga digunakan dalam lampu kilat untuk fotografi kecepatan tinggi.

VIII A

Xe (xenon)

–   Bilangan oksidasi 0, +1, +2, +4, +6, +8
(rarely more than 0)
(oksida asam lemah))

–   Elektronegativitas 2.6 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 1170.4 kJ·mol−1 ke-2: 2046.4 kJ·mol−1 ke-3: 3099.4 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 140±9 pm

–   Jari-jari van der Waals 216 pm

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).

 

Xenon dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri). Xenon juga digunakan dalam pembuatan tabung elektron.

VIII A

Rn (radon)

–   Bilangan oksidasi 2

–   Elektronegativitas 2.2 (skala Pauling)

–    Energi ionisasi pertama: 1037 kJ·mol−1

–   Jari-jari kovalen 150 pm

–   Jari-jari van der Waals 220 pm

Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair. Pada proses destilasi udara cair, udara kering (bebas uap air) didinginkan sehingga terbentuk udara cair. Pada kolom pemisahan gas argon bercampur dengan banyak gas oksigen dan sedikit gas nitrogen karena titik didih gas argon (-189,4 0C) tidak jauh beda dengan titik didih gas oksigen (-182,8 0C). Untuk menghilangkan gas oksigen dilakukan proses pembakaran secara katalitik dengan gas hidrogen, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan air yang terbentuk. Adapun untuk menghilangkan gas nitrogen, dilakukan cara destilasi sehingga dihasilkan gas argon dengan kemurnian 99,999%. Gas neon yang mempunyain titik didih rendah (-245,9 0C) akan terkumpul dalam kubah kondensor sebagai gas yang tidak terkonsentrasi (tidak mencair).

 

Radon yang bersifat radioaktif digunakan dalam terapi kanker. Namun demikian, jika radon terhisap dalam jumlah banyak, malah akan menimbulkan kanker paru-paru.

 

 

 

 

 

 

 

AIR SADAH

Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral tertentu di dalam air, umumnya ion kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentuk garam karbonat. Air sadah atau air keras adalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi, sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah. Selain ion kalsium dan magnesium, penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion logam lain maupun garam-garam bikarbonat dan sulfat. Metode paling sederhana untuk menentukan kesadahan air adalah dengan sabun. Dalam air lunak, sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Pada air sadah, sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm berat per volume dari CaCO3.

 

Air sadah digolongkan menjadi dua jenis, berdasarkan jenis anion yang diikat oleh kation (Ca2+ atau Mg2+), yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap.

 

  • Air Sadah Sementara

 

Ca(HCO3)2(aq)  → CaCO3(s) + H2O(l) + CO2(g)

 

Air sadah sementara adalah air sadah yang mengandung ion bikarbonat (HCO3-), atau boleh jadi air tersebut mengandung senyawa kalsium bikarbonat (Ca(HCO3)2) dan atau magnesium bikarbonat (Mg(HCO3)2). Air yang mengandung ion atau senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah sementara karena kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan air, sehingga air tersebut terbebas dari ion Ca2+ dan atau Mg2+. Dengan jalan pemanasan senyawa-senyawa tersebut akan mengendap pada dasar ketel. Reaksi yang terjadi adalah :

 

  • Ø Air Sadah Tetap

Air sadah tetap adalah air sadah yang mengadung anion selain ion bikarbonat, misalnya dapat berupa ion Cl, NO3- dan SO42-. Berarti senyawa yang terlarut boleh jadi berupa kalsium klorida (CaCl2), kalsium nitrat (Ca(NO3)2), kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), magnesium nitrat (Mg(NO3)2), dan magnesium sulfat (MgSO4). Air yang mengandung senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah tetap, karena kesadahannya tidak bisa dihilangkan hanya dengan cara pemanasan. Untuk membebaskan air tersebut dari kesadahan, harus dilakukan dengan cara kimia, yaitu dengan mereaksikan air tersebut dengan zat-zat kimia tertentu. Pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat, yaitu Na2CO3(aq) atau K2CO3(aq). Penambahan larutan karbonat dimaksudkan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan atau Mg2+. Reaksi yang terjadi:

 

 
   

 

 

 

 

Dengan terbentuknya endapan CaCO3 atau MgCO3 berarti air tersebut telah terbebas dari ion Ca2+ atau Mg2+ atau dengan kata lain air tersebut telah terbebas dari kesadahan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s